Perempuanku


PEREMPUANKU

Kita betina berkuku genap

yang bisa berburu dan mengasuh

liar dan anggun

diteriknya padang ilalang kehidupan


jaga martabatmu

pemimpin tak gentar digertak zaman

rajah semesta tersimpan di lekuk lidah

menjagamu sepanjang jalan



Read More

Tantangan Waktu Saat Menemani Anak-anak Belajar Secara Online

Saat ini banyak ibu-ibu merasa resah dengan tambahan tugas barunya. Menemani anak-anak belajar secara online. Agar tetap nyaman dan tidak mengundang emosi jiwa, sesekali luangkan waktu dan ajaklah mereka relaksasi sejenak. Memandang sawah nan hijau, kebun yang rimbun, atau pantai yang biru bisa dijadikan pilihan bijaksana. Merawat peliharaan di rumah juga kegiatan yang menyenangkan, dan masih banyak lagi hal-hal menarik yang dapat kita lakukan bersama.
Semua bertujuan agar belajar di keesokan harinya tetap nyaman dan tidak mengundang rasa jenuh. Hal ini merupakan efek samping dari sistem belajar yang meniadakan interaksi secara langsung. Sesuatu yang baru bagi anak-anak dan rentan mengundang rasa bosan.

Sesungguhnya menemani anak-anak belajar bukanlah hal yang baru. Setiap malam kita juga sudah terbiasa menemani mereka belajar. 

Waktu belajar menjadi salah satu point yang membuat pembelajaran secara online menjadi tantangan baru. Jika biasanya dari pagi sampai siang hari kita menitipkan anak-anak untuk belajar di sekolah, saat ini tugas itu beralih kepada kita. Ini bukan hal yang mudah untuk para ibu. 

Bagi ibu rumah tangga, waktu ini adalah waktu keramat dengan banyak tugas-tugas rumah tangga. Mulai dari belanja kebutuhan harian, menyiapkan sarapan, memasak, bersih-bersih rumah, membereskan cucian, mebanten, dan lain-lain. Rutinitas ini masih bisa disiasati dengan menukar waktu kerja kita. Yang biasa dikerjakan pagi hari bisa diganti ke siang. Tentunya setelah semua tugas-tugas anak selesai terlebih dahulu. Saya biasa mengajak anak-anak mengerjakan tugasnya di meja makan, bukan di dalam kamar mereka. Sambil menemani mereka belajar, masakan tetap dapat disajikan tepat waktu. Lakukan hal-hal yang bisa dikerjakan bersamaan dengan waktu anak-anak belajar. Sisanya bisa dialihkan ke waktu berikutnya. Semua pihak harus bersedia menurunkan ego. Sang Ibu dan anaknya. 

Untuk ibu-ibu yang bekerja, mungkin bisa menyiasati dengan menengok anak-anak di rumah saat jam makan siang (jika memungkinkan). Meminta dispensasi waktu kepada guru pengajar di sekolah juga bukan hal yang tabu. Jika kepercayaan antara guru dan orang tua sudah terjalin, hal ini bukanlah sebuah hambatan. Kebetulan di sekolah anak saya sangat terbuka akan hal ini. Jika ada upacara adat atau harus keluar kota, saya biasa menghubungi guru mereka untuk minta penundaan waktu. Saya biasa share loc atau mengirim photo lewat Whatsapp untuk membuktikan keadaan yang sebenarnya. Sejauh ini semua berjalan lancar. 

Penundaan karena suatu kepentingan bukan berarti meniadakan tugas tersebut. Semua bisa kita bicarakan dengan baik. Kondisi saat ini akan membuktikan seberapa dekat orang tua dengan pihak sekolah. Seberapa jauh kita mengenal guru-guru anak kita.

Semoga bermanfaat, tetap semangat untuk berkarya dan belajar. 



Read More

Lumba-lumba Dan Wisata Taman Laut Pantai Lovina







Berkejaran dengan waktu sudah menjadi gaya hidup manusia modern. Dari semua rutinitasnya, setiap orang membutuhkan waktu untuk istirahat sejenak. Itu karena tubuh kita juga membutuhkan waktu untuk relaksasi. Menyusun kembali kekuatannya untuk melanjutkan tugas-tugas bertumpuk di waktu berikutnya. 

Pulau Bali menawarkan beraneka macam tempat untuk kebutuhan yang satu ini. Bagi saya pulau Bali adalah pulau teristimewa. Bukan karena saya lahir dan menetap di Bali saja, tetapi pulau ini mempunyai semua jenis tempat wisata. Mulai dari gunung, laut, pantai, persawahan, dan lain-lain. 

Salah satu tempat favorit saya adalah Lovina. Untaian pantai di sepanjang pesisir Bali Utara. Tepatnya sepuluh kilometer ke arah barat dari kota Singaraja. Lokasinya berada di Desa Kalibukbuk Buleleng Bali. Kawasan wisata yang sangat terkenal disini adalah pertunjukan lumba-lumba di tengah laut dan wisata menyelam di kawasan taman laut. 

Daerah Lovina menyediakan berbagai jenis penginapan, villa, dan hotel dengan harga bervariasi. Semua bisa disesuaikan dengan isi dompetmu. Pantainya yang berpasir hitam selalu tenang dari deburan ombak. Karena dasar pantainya juga berlumpur, kita akan jarang menemui wisatawan bermain di tepi pantai. Biasanya para wisatawan lebih senang memanfaatkan waktu mereka untuk berenang di kolam yang disediakan hotel sambil menikmati pantai yang menyuguhkan pemandangan sunrise dan sunset menakjubkan.

Untuk dapat menemui kawanan lumba-lumba di tengah laut, kita harus berangkat dengan perahu nelayan sebelum matahari terbit. Lumba-lumba akan bermunculan di tengah laut antara jam 6 s/d jam 8 pagi waktu setempat. Setelah melewati jarak sekitar satu kilometer dari bibir pantai, kita dapat menyaksikan atraksi mereka. Ada yang melompat-lompat atau sekedar berenang diantara perahu nelayan. Sungguh sebuah pemandangan yang menyenangkan. Aktivitas ini berlangsung sekitar dua jam. Setelah itu kita dapat menikmati keindahan flora dan fauna bawah laut dengan aktivitas menyelam. Di kawasan Taman Laut ini kita akan menjumpai banyak terumbu karang dan jenis ikan yang indah beraneka warna.

Kita tidak dapat membagi rasa. Kita hanya dapat menceritakan rasa itu lewat kata-kata. Sehingga rasa harus menjadi pengalaman sendiri bagi setiap orang. 
Read More

Arti Keluarga

Keluarga bukan hanya penting, melainkan yang terpenting. Karena keluarga bukan hanya tentang pertalian darah, ia adalah tentang siapa yang memelukmu dengan hangat ketika sangat membutuhkannya.




Kita sering mendengar istilah
 'Sejauh apapun kamu pergi, keluarga adalah tempat untuk kembali'.  
Begitu besarkah arti sebuah keluarga? 
Tentu jawaban setiap orang akan berbeda-beda. 
Ketika keluarga selalu menjadi alasan untuk semua kerja keras kita, 
keluarga juga yang memberi kita alasan untuk pulang. 
Karena keluarga adalah semua orang yang kita sayangi dan menerima kita dengan penuh cinta, yang membuat kita semangat untuk melanjutkan hari, dan memberi arti mendalam dalam kelahiran kita saat ini.

Secara etimologi kata keluarga berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu Kaluarga, yang berarti seisi rumah. Yang kemudian terbayang di benak kita adalah seorang ayah, ibu, dan anak-anak mereka.
 Dalam pengembangan yang lebih luas bahkan semua yang hidup bersama di dalam rumah itu mendapat sebutan keluarga. Termasuk kucing ataupun guguk kesayangan mereka. 
Keluarga menjadi sebuah arti yang lebih mendalam.

Lalu apa makna keluarga untukmu?
Sepuluh makna penting keluarga dalam kehidupan manusia, dikutip dari kompasiana (Cahyadi Takariawan) ;

1. Dukungan, Ketenangan, dan Keamanan.
Keluarga menjadi unit pertama dan utama dalam memberikan sebuah dukungan, ketenangan, dan keamanan bagi anggota yang ada di dalamnya. Penting bagi manusia untuk merasa didukung, dihargai, dihormati. Pada saat yang sama juga penting bagi setiap manusia untuk mendapatkan ketenangan dan perasaan aman. Hal ini bukan hanya dibutuhkan oleh anak-anak melainkan juga bagi orang dewasa.

2. Penerimaan, Cinta, dan Pengertian.
Menurut Erich Fromm, salah satu persoalan besar manusia adalah "Keterasingan". Manusia akan tersiksa jika masuk ke dalam sebuah lingkungan terasing, tidak dicintai, dan tidak dimengerti. Keluarga mengeluarkan manusia dari jebakan seperti itu.

3. Pusat Keberadaan dan Tempat Kembali.
Rumah adalah pusat keberadaan manusia. Rumah adalah tempat kembali dari segala macam aktivitas. Kemanapun kita pergi maka akan tiba saatnya kita ingin pulang ke rumah, kepada keluarga kita.

4. Pembentukan Nilai dan Karakter.
Nilai-nilai dan karakter pertama kali ditanamkan dalam keluarga. Sejak anak ada dalam kandungan, seorang ibu sudah menanamkan nilai-nilai itu. Setelah lahir, anak-anak akan mendapatkan pembiasaan dan nilai-nilai untuk menjadi pegangan mereka dalam kehidupan selanjutnya. Karakter seorang anak dibentuk dari rumah.

5. Pengasuh, Pendidikan, dan Masa Depan Anak.
Keluarga sudah pasti menjadi tempat anak-anak mendapat pengasuhan yang baik, pendidikan yang tepat, dan masa depan yang cerah.

6. Membantu Pengambilan Keputusan.
Dalam hidup ini ada banyak keputusan yang harus diambil. Sekolah dimana, bekerja dimana, tinggal dimana, dst. Keluarga dapat memberikan pertimbangan, masukan, usulan, dan kemantapan dalam pemilihan keputusan.

7. Membentuk Harga Diri.
Konsep ego dan harga diri dibentuk dalam keluarga. Posisi-posisi dalam sebuah keluarga adalah unsur pembentuk ego dan harga diri seseorang.

8. Memberikan Sebuah Identitas.
Keluarga memberi kita sebuah identitas. Siapa kamu? Darimana kamu berasal? dst. Seseorang memiliki identitas yang jelas karena memiliki keluarga.

9. Merayakan Kebahagiaan.
Untuk siapa capaian prestasi anda? Dengan siapa anda merayakannya?
Keluarga menjadi alasan untuk mencapai sebuah puncak prestasi. Sebuah kebanggaan yang akan dirayakan bersama-sama. Saat anda melakukan selebrasi maka tentu keluarga akan menjadi pilihan pertama, kemudian sahabat, tetangga, dan kerabat.

10. Meringankan Kedukaan.
Keluarga mempunyai kemampuan untuk mereduksi kedukaan. Setiap manusia memiliki kerentanan untuk merasakan kedukaan, kekalahan, kesedihan. Keluarga adalah tempat untuk membagi beban dan meringankan duka. Merasakan sesuatu yang tidak nyaman secara bersama-sama akan memberi kekuatan dalam penyembuhan.




Read More

Ukuran Kecil Tapi Hasilnya Lumayan

"Ooo... ternyata kebunnya tidak luas, ya!" kata beberapa teman dan keluarga besar  yang datang berkunjung melihat kebun saya. Kata-kata yang sering terlontar ketika mereka menyaksikan langsung jika kebun saya hanyalah kebun di pekarangan atau lahan parkir seadanya.

Bagi masyarakat yang terpaksa harus menerima kondisi untuk dirumahkan akibat pandemi COVID-19 tentu mulai mencari cara agar ada penghasilan baru. Yang awalnya membuat kue atau masakan hanya sekedar untuk hobby, mulai memasarkan produknya secara online. Yang bisa menjahit kembali mengumpulkan kekuatan untuk berkreasi dengan kain dan benang. Yang mempunyai lahan cukup luas mulai memanfaatkannya untuk berkebun atau beternak. Semua cara dilakukan dengan tujuan yang sama, menyambung nafas kehidupan anggota keluarga masing-masing.

  

Bagaimana halnya dengan orang-orang yang tidak mempunyai lahan cukup luas?

Selama ada kemauan pasti ada jalan. Kita dapat memanfaatkan pekarangan sempit untuk berkebun dan bercocok tanam. Pilihan yang tepat tentunya adalah tanaman jangka pendek yang bisa segera dipanen. Contohnya adalah bayam, cabai, sawi hijau, kelor, ubi kayu, labu, dan lain-lain. Semua dapat disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia.  Kita dapat memanfaatkan media tanah dengan cara menanam di dalam pot, polybag ataupun di lahan terbuka. Pot/wadah yang dipakai juga tidak harus membeli yang baru. Botol plastik bekas, ember bekas, box plastik bekas tentu dapat difungsikan kembali. Bagi yang memilih media tanam dengan air juga dapat mulai mencoba system tanam hidroponik sederhana. 

 





Awalnya hasil kebun saya hanya untuk kebutuhan dapur keluarga.

Semakin lama hasil panennya semakin banyak. Hampir semua keluarga besar sudah ikut mencicipi. Berbagi itu rasanya memang nikmat, walau hanya sekedar sayuran.

Karena rajin posting di sosial media juga, lama kelamaan mulai ada yang bertanya.

"Ada yang mau dijual ngga?" kata tetangga dan pemilik warung kecil di sekitar rumah. Mulai deh, hasil kebun saya masuk ke warung-warung. Rata-rata satu warung minta tiga sampai tujuh kilogram terong, tiga sampai lima kilogram tomat,  dua kilogram cabai, dan seterusnya.



















Bagaimana dengan panduan cara berkebunnya?

Di era internet saat ini semua pertanyaan kita sudah mempunyai jawabannya masing-masing.  Mulailah memanfaatkan informasi dari gatget yang ada dalam genggaman.

 

Kita tidak akan pernah memahami proses dan menikmati hasilnya jika hanya menyimpan semua rencana di dalam kepala. Yuk, mulai dari sekarang. Setiap ketekunan pasti berujung kepada keberhasilan.

Read More

Hari Anak Nasional, 23 Juli 2020



Disepanjang sejarah, manusia terus mencari pola pendidikan terbaik untuk anak-anak. Berbagai penelitian terus dikembangkan. Berbagai teori terus bermunculan.
Manakah yang terbaik dari semua itu?
Nyatanya contoh sikap orang tua mereka akan tetap menjadi pendidikan awal dari semua ilmu yang akan mereka serap di luar rumah.
Karena anak-anak lebih senang meniru daripada mengingat kata-kata dan nasehat.

Sudahkah hari ini kita bercerita dengan mereka dari hati ke hati?

Selamat Hari Anak Nasional, 23 Juli 2020 😊
Read More

Menjadi Diri Sendiri





Ketika kau menjadi apa adanya, maka hatimu akan damai dan pundakmu terasa ringan. 
Seperti ranting yang lebih memilih untuk menari daripada meratapi angin yang menggodanya.























 





Read More

Perempuan Mandiri



Perempuan mandiri tidak meminta prioritas ruangan dari otak lelaki.
Demi menjaga keseimbangan dalam pijakan, 
mereka bertindak agar naluri dikepala terus aktif dan bertumbuh.
Jangan memandang sikap patuhnya sebagai jawaban dari adu mulut
atau kelemahan untuk menjaga tempat bergantung.
Perempuan ingin bercinta dengan sederhana.
Menunaikan fitrahnya menyempurnakan nafas semesta.
Hanya lelaki yang senada dengan hatinya,
yang mampu mencium aroma surga dari kedua tungkai indahnya.

Read More

Sudut Hati




Sudut tidak bersinonim dengan terdesak
Disetiap lekuknya tetap melekat sebuah harapan
Sudut tidak mengisyaratkan akhir dari sebuah perjuangan
Pandanganmulah yang membatasi kemungkinan

Jarak sedang memainkan peran
Menempatkan kita dalam posisi lawan
Mengajakmu bersabar bersama adalah kekuatan
Yang akan kita kumpulkan dengan perlahan

Tidak menemukan tubuhku disana 
Bukan berarti aku tidak ada untukmu
Aku sedang terdiam di sudut kaja kangin rumah ini
Tempat segala harapan bermuara

(Sebuah persembahan puisi untuk seorang kakak ipar tersayang yang baru saja menerima diagnosis dari dokter spesialis Onkologi )





Read More

Kumpulan Cerpen Perjalanan dalam Dua Jam Terakhir

Hidup adalah perjalanan, tiap tindakan yang manusia ambil mengantarkan
 jejak hidupnya dari satu takdir ke takdir yang lainnya. Sejauh apa pun kita tempuh, perjalanan memang pada dasarnya hanya tentang kepergian dan kepulangan.
Selamat menempuh perjalanan 
menikmati lembar demi lembar kisah dalam buku kumpulan cerpen ini.








Read More

Stay Safe and Stay Healthy

 

 

Bukannya tak pantas saling merindu

Kita hanya butuh kesabaran dalam menunggu

Memberi ruang kepada sang waktu

Dengan waspada kau sungguh membantu

 

Tidakkah kau menangkap pesan

Yang dibisikkan semesta ke dalam sebuah alasan

Ketika jagat raya sedang meminta perhatian

Kau malah sibuk melisankan makian

 

Terpaku pada gelap hanya mengulur waktu kematian

Menipiskan jarak hanya menyelundupkan ajal pelan-pelan

Biarkan cahaya kecil tumbuh mengirim cinta buat sang kawan

Karena setiap jiwa ingin dipertahankan 

 

Buka hati jangan biarkan akal dimabuk cemburu

Sudahi air mata karena wabah sedang berburu

Propagandanya lihai mengirim tangis ke dalam peti

Ikuti aku menggagalkan pemakaman yang tidak dihadiri

 

( Jangan Menyerah kepada pandemi COVID-19, stay safe and stay healthy )


 


Read More