Tampilkan postingan dengan label Buku Saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Saya. Tampilkan semua postingan

Mengapa Saya Menulis?

(photo by prokreatif media)

Selalu ada sebuah alasan dibalik suatu tindakan. 
Keterampilan dasar menulis bukan sebuah pilihan. Dia adalah kebutuhan dasar seorang manusia. Bagaimana seseorang dapat berkomunikasi dengan baik jika dia tidak bisa membaca dan menulis. Terlebih lagi di era ketika internet dan produk-produk digital telah merambah hampir seluruh isi dunia. Kemampuan menulis adalah kemampuan untuk berbahasa dan berkomunikasi.

Tujuan menulis dalam konsep yang lebih luas adalah panggilan hidup seseorang. Artinya, alasan seseorang menulis karena baginya menulis adalah cara untuk berbagi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian."
(Pramoedya Ananta Toer) 

Beberapa alasan mengapa seseorang (saya) menulis, diantaranya adalah :

1. Berbagi Gagasan/pemikiran.
Pernahkah kalian mendapat respon positif dari seseorang setelah selesai membagi sebuah konten di media sosial? Saya sangat sering mengalaminya. Ketika unggahan tentang masakan saya direspon seseorang dan minta resep cara membuatnya. Atau ketika saya membagi unggahan tentang kebun kecil saya, ada banyak pesan masuk yang mengatakan ingin mengikuti langkah saya. Saat itu saya merasakan sebuah kebahagian menyelinap hadir diantara kesibukan saya membalas respon mereka. Saya merasa bermanfaat bagi orang lain. Berguru kepada matahari yang tidak lelah menyinari alam semesta. Terus menerus berbagi cahaya, walau sesekali ada saja yang merasa tidak membutuhkannya. 

2. Mengisi Waktu Luang.
Setiap orang punya pilihan dalam mengisi waktu luang. Sebagian besar dari mereka akan menekuni hobi/kegemaran masing-masing, tapi sebagian lagi masih menyia-nyiakan waktu luangnya. Daripada bergosip, membicarakan orang lain, atau hanya duduk bengong, bagi saya menulis adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan. 

3. Relaksasi dan Menghilangkan Stres.
Menulis dapat menjadi sebuah pelampiasan perasaan senang dan sedih. Ketika terkadang kita tidak dapat berbicara dengan lantang dan kuat, menulis akan membantu melepaskan perasaan hati yang terpendam. 

4. Menyalurkan Kegemaran/hobi. 
Ada beberapa hal di dunia ini yang tidak dapat dinilai dengan uang. Kebahagiaan dan kepuasan batin adalah salah satunya. Itulah mengapa ada seseorang yang tidak menghiraukan berapa uang yang dia keluarkan agar dapat menekuni hobinya. Seperti memancing, touring, traveling, dan lain-lain. Tentu menulis bukan sebuah hobi yang mahal. Menulis bisa dilakukan dengan banyak cara. Menulis di kertas atau handphone juga bisa. Seperti halnya seseorang yang sedang jatuh cinta, dia akan melakukan segala cara untuk sampai kepada kekasih hatinya.

5. Menghasilkan Uang.
Apakah menulis juga dapat menghasilkan uang? Tentu saja jawabannya" iya". Ada banyak keterampilan menulis yang saat ini dapat menghasilkan uang. Selain menulis buku atau menulis di media online, seseorang sangat mungkin untuk menjadi freelancer konten online, sebagai kontributor website, penulis captcha, jasa pengetikan, data entry, dan masih banyak lagi.

"Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali"
(Aristoteles)

Jangan ragu untuk memulai. Apalagi jika itu adalah sesuatu yang membuat kita bahagia. 



Read More

Kumpulan Cerpen Perjalanan dalam Dua Jam Terakhir

Hidup adalah perjalanan, tiap tindakan yang manusia ambil mengantarkan
 jejak hidupnya dari satu takdir ke takdir yang lainnya. Sejauh apa pun kita tempuh, perjalanan memang pada dasarnya hanya tentang kepergian dan kepulangan.
Selamat menempuh perjalanan 
menikmati lembar demi lembar kisah dalam buku kumpulan cerpen ini.








Read More

I AM POSSIBLE

I AM POSSIBLE

@nwsrimulyani

 

 

      Setelah upacara pernikahan, kehidupan terasa semakin dinamis. Benar kata seorang ibu, jika pernikahan akan mengubah seorang wanita mulai dari bentuk tubuh, cara berpikir, cara bertindak dan bagaimana dia bereaksi terhadap kehidupan ini. Terus belajar menyeimbangkan waktu antara keluarga dan aktifitas di luar rumah menjadi sebuah tantangan yang besar.  

      Tanpa meninggalkan rasa patuh akan kodratnya maka setiap wanita berhak untuk merasa puas dengan pencapaian dalam hidupnya. Hanya keberanian yang dapat mengantarkannya untuk meluaskan kehidupan itu. Keberanian untuk memulai sebuah langkah awal dan keberanian untuk berjuang mewujudkan mimpinya. 

      Setiap hari adalah kesempatan yang baru. Jatuh cinta kepada hari-hari yang dilewati dan mengisinya dengan perasaan nyaman akan melahirkan pribadi yang lebih bermanfaat bagi orang lain. 

      Dengan terus berusaha menggali potensi yang ada dalam dirinya, maka setiap orang dapat menemukan harta yang terpendam di dalam sana. Karena seorang ibu yang bahagia akan melahirkan kebahagiaan baru untuk keluarganya.


Dalam buku ini ada dua puluh satu kisah inspiratif dari para istri dan ibu tangguh. Semoga memberi manfaat kepada pembacanya.






 




Read More